Advertorial Diskominfo Kukar

Pembangunan Kantor Kelurahan Maluhu Dilanjutkan pada 2025

Pembangunan kantor Kelurahan Maluhu akan kembali dilanjutkan pada 2025 setelah mendapat alokasi anggaran dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar). Kepastian ini disampaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tenggarong beberapa hari lalu.

Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, membenarkan rencana kelanjutan proyek tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembangunan kantor kelurahan telah dimulai sejak pertengahan 2024 dengan anggaran awal sebesar Rp 1,5 miliar, yang digunakan untuk membangun pondasi dan turap.

“Kemarin, dalam Musrenbang, Dinas PU menyampaikan bahwa pada 2025 kita mendapat anggaran Rp 6,9 miliar,” ujar Joko pada Kamis, 20 Februari 2025.

Saat ini, progres pembangunan masih dalam tahap lelang, dan dalam waktu dekat pembangunan fisik akan segera dimulai. Kantor Kelurahan Maluhu dirancang sebagai bangunan dua tingkat yang akan dilengkapi berbagai fasilitas guna mendukung pelayanan masyarakat.

Beberapa ruangan akan disediakan untuk lembaga kelurahan, seperti forum rukun tetangga, lembaga pemberdayaan masyarakat, karang taruna, serta pemberdayaan kesejahteraan keluarga.
Joko optimis bahwa kantor kelurahan ini akan berdiri megah dan memberikan pelayanan yang representatif serta nyaman bagi masyarakat Maluhu.

“Konsepnya kami menginginkan standar yang baik, misalnya fasilitas untuk penyandang disabilitas, ruang ibu menyusui, serta ruang baca. Mudah-mudahan sebelum Agustus sudah bisa rampung,” pungkasnya. (*adv/diskominfokukar)

Related posts

Bakhtiar Sebut Kilang Bontang Gagal Dibangun Akibat Tidak Adanya Investor

Tekstual01

Pemkab Dorong Pembinaan Atlet Unggul melalui Program Seribu Bola untuk Anak Kukar

Tekstual01

Dukung Website Kecamatan, Camat Marangkayu Sebut Jaringan Internet Desa Mulai Disiapkan

Tekstual01

Camat Edy Sebut 14 Proyek Peningkatan Jalan sedang Berjalan di Sebulu

Tekstual01

Kukuhkan PIM Kutim, Bupati Sebut Peran Perempuan Strategis dalam Pembangunan

Tekstual01