Advertorial Diskominfo Kukar

Pemkab Kukar Gelar Pasar Murah HUT ke-80 RI, Warga Bisa Belanja Bapokting Lebih Terjangkau

TENGGARONG – Memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini berlangsung empat hari, 19–22 Agustus 2025, di halaman Kantor Bupati Kukar.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, mengatakan GPM edisi spesial kemerdekaan ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran. Program ini sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi di daerah.
“Selain memperingati HUT RI, kegiatan ini juga bagian dari program pemerintah pusat untuk menekan inflasi melalui Gerakan Pangan Murah,” ujar Sunggono, Selasa (19/8/2025).
Dalam kegiatan ini, masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP dari Bulog, beras premium berbagai merek, gula, minyak goreng, tepung, serta sayuran segar dari kelompok tani dan kelompok wanita tani. Sejumlah pelaku UMKM dan organisasi lokal juga turut berpartisipasi, termasuk KTNA, KWT, Pekka DP3A, dan Dinas Perindag.
Sunggono menambahkan, GPM telah menjadi agenda rutin yang digelar Pemkab Kukar karena terbukti membantu menjaga daya beli masyarakat. Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan 200 titik pasar murah yang tersebar di 20 kecamatan.
“Alhamdulillah program ini berjalan baik di seluruh kecamatan. Kehadiran GPM benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Dengan adanya kegiatan ini, pemerintah berharap pasokan kebutuhan pokok tetap lancar dan harga pangan lebih stabil, terutama menjelang momentum penting seperti perayaan kemerdekaan. (Adv)

Related posts

Proses Penginputan NIP PPPK Kukar Masih Berlangsung

Tekstual01

Dinas PU Kukar Dukung Pembangunan Sapras Pertanian di Kecamatan Marangkayu

Tekstual01

Tamaman Median Jalan Kawasan Sangatta Utara Rutin Dirawat Dinas Perkim

Tekstual01

Pemkab Kukar Benahi Jalan di Desa Embalut, Kades Yahya : Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga

Tekstual01

Vaksin Tahap II, Andi Faiz: Jangan Ragu Divaksin dan Termakan Isu yang Beredar

Tekstual01