TEKSTUAL.com – Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur (Dispora) terus berusaha menumbuhkan kreativitas pemuda agar terhindar dari perilaku negatif. Sejumlah kegiatan pemuda dan olahraga sudah disalurkan guna menjauhkan mereka dari hal negatif.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan menjelaskan, strategi yang ditempuh adalah dengan mengajak organisasi kepemudaan berkolaborasi aktif. Pemuda itu pasti punya organisasi.”Kami mendekati mereka langsung, berdiskusi, mendengar ide dan kebutuhan mereka,” kata Basuki, Rabu (19/11/2025).
Menurutnya, jika pemuda sibuk dengan kegiatan positif, mereka tidak akan terjerumus pada balapan liar, judi online, atau aktivitas merugikan lainnya. Selama mereka aktif berkegiatan, mereka tidak akan punya waktu untuk hal-hal negatif.
“Ini strategi yang sederhana tapi efektif,” ucapnya.
Pihaknya juga menggandeng berbagai organisasi kepemudaan (OKP) seperti KNPI, HMi,GMNI, PMII, dan kelompok pemuda lintas agama untuk ikut ambil bagian. Baik yang berbasis politik, sosial, maupun keagamaan, untuk bersama-sama menciptakan kegiatan yang bermanfaat.
Dia menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya untuk pelatihan, tetapi juga melibatkan diskusi rutin, kegiatan sosial, dan event pemuda kreatif. Banyak ide segar muncul dari mereka.
Harapannya, Dispora menjadi rumah besar bagi pemuda Kutim.Terkait pemberdayaan pemuda, bukan hanya soal anggaran, tetapi soal komitmen dan kedekatan emosional. Ia hadir di tengah mereka, bukan hanya memberi program di atas kertas.Dengan model pendekatan partisipatif ini, Dispora berharap pemuda Kutim semakin kreatif, produktif, dan berkarakter.
“Kalau mereka punya wadah dan kegiatan, pasti energi mereka tersalurkan ke hal-hal positif,” tutupnya. (*)
