TEKSTUAL.com – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menyebutkan pembangunan museum bisa memperkuat identitas daerah. Hal tersebut diungkapkan, usai menghadiri usai menghadiri Festival Budaya, di lapangan Helipad, Minggu (23/11/2025).
Ardiansyah menjelaskan, pembangunan museum bukan proyek yang dapat dikerjakan secara tergesa-gesa, karena program ini ditempatkan dalam prioritas jangka menengah.
Pemerintah daerah melihat kebutuhan museum bukan hanya sebagai pelengkap fasilitas kebudayaan, tetapi sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas daerah, memajukan sektor pendidikan, dan mengoptimalkan potensi wisata sejarah.
Dikatakan Ardiansyah, museum tersebut nantinya dirancang dan semoga dapat direalisasikan dalam kurun waktu lima tahun masa kepemimpinannya.
“Banyak faktor dalam kesiapan membangun mulai dari kesiapan lahan, perencanaan teknis, kurasi koleksi, hingga model pengelolaan yang berkelanjutan,” paparnya.
Dia menambahkan, pembangunan museum ini memang tidak mudah. Banyak aspek yang harus disiapkan secara matang. Namun ia berharap dalam lima tahun ke depan, proses ini bisa berjalan dan menghasilkan fasilitas yang layak bagi masyarakat.
“Keberadaan museum benar-benar menjadi pusat edukasi dan referensi sejarah bagi masyarakat, terutama generasi muda,” tutupnya. (adv)
