TEKSTUAL.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur (Kutim) mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati menggunakan layanan digital.
Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya kasus penipuan yang menargetkan data pribadi melalui berbagai saluran komunikasi online.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil, M. Syarif menjelaskan, pelaku kejahatan siber kini mengembangkan berbagai cara untuk mengelabui masyarakat. Mereka kerap berpura-pura sebagai institusi resmi, seperti bank, lembaga pemerintahan, hingga layanan publik seperti BPJS Kesehatan, melalui pesan singkat, email, maupun telepon.
Para pelaku juga memanfaatkan taktik bujukan, tekanan psikologis, hingga iming-iming hadiah untuk memperoleh data penting milik korban.
“Disdukcapil tidak pernah melakukan hal seperti itu, untuk itu kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak memberikan data pribadi kepada pihak mana pun tanpa verifikasi yang jelas,” tegas Syarif saat dikonfirmasi (10/12/2925).
Dia menegaskan akan terus meningkatkan edukasi dan memperkuat sistem keamanan layanan berbasis digital.
“Kami harap masyarakat menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan selalu berhati-hati,” pungkasnya. (Adv)
