Kutai Timur

Diterpa Isu Miring Sejak Menjabat, Ini Penjelasan Kades Sepaso Timur

Kades Sepaso Timur Agus Susanto

TEKSTUAL.com – Agus Susanto, Kepala Desa (Kades) Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang terpilih sejak 2017 lalu banyak diterpa isu miring sejak ia memimpin.

Tudingan itu banyak tertuju padanya mulai dari tuduhan anggaran pengerasan jalan, dana Corporate Social Responsibility (CSR), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), DD dan Alokasi Dana Desa (ADD) bahkan anggaran lainnya yang dituding masuk ke kantong pribadinya. 

Saat dikonfirmasi, Kades Agus mengatakan bahwa pro kontra itu wajar, kritikan pun wajar, namanya pemimpin ada saja pasti isu miring yang menyertai. Namun terkait hal tersebut, dia tak ambil pusing karena selama ini ia sudah bekerja sesuai dengan tujuan awal, yaitu meningkatkan mutu kualitas Desa Sepaso Timur.

Ia pun menerangkan sempat dipanggil ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutim, namun dari hasil pemeriksaan, tidak ditemui kecurangan seperti yang diisukan kepada dia.

“Ketika saya dipanggil dan diperiksa oleh tim DPMD tidak ada satu temuan pun yang memberatkan saya. Berkas dan lainnya lengkap apapun pengeluaran desa semua kita punya datanya,” terangnya Senin (22/6).

Diakhir perbincangan, ia juga meminta seluruh komponen bahu membahu mendukung setiap program yang digulirkan Pemerintah Desa (Pemdes) Sepaso Timur demi desa yang lebih baik.

“Kami mengimbau kepada semua pihak apabila ada yang tidak dipahami dan dimengerti tentang BST, BLT dan lain sebagainya, alangkah baiknya agar tidak menjadi persoalan yang meruncing. Silahkan datang ke kantor desa dengan pintu terbuka kita akan menyabutnya dengan baik dan meluruskannya,” pungasnya. (vit)

Related posts

Tekan Penyebaran Covid-19, Polres Kutim Tutup THM

Tekstual01

Jualan Sabu di Bontang, Warga Sangatta Diamankan

Tekstual01

Sambut Pemkab Paser, Sekkab Rizali Sebut Luas Kutim Setara Yogyakarta

Tekstual01

Bupati Buka Bimtek Registrasi Pelayanan Adminduk

Tekstual01

DKP Kutim Lakukan Pemetaan Desa, Bakal Salurkan Beras ke Desa yang Rentan Pangan

Tekstual01