Bontang

Persiapan Tahun Ajaran Baru, Disdik Masih Menunggu Keputusan Wali Kota

TEKSTUAL.com – Tahun ajaran baru dimulai pada 13 Juli 2020. Hal ini ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun hal tersebut tampaknya belum dapat diberlakukan di Bontang, meski saat ini zero kasus Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang Saparuddin menuturkan Kemendikbud sudah menyerahkan wewenang membuka kembali kegiatan di satuan pendidikan ke kepala daerah masing-masing. Namun untuk keputusan relaksasi aktivitas belajar mengajar di sekolah, ada di tangan wali kota.

“Kita memang sudah zero positif, akan tetapi keputusan ada di wali kota. Kami (Disdik) tidak punya kapasitas menentukan kapan dibuka kembali,” ujarnya, Selasa (07/07/2020).

Dia melanjutkan saat ini Bontang belum berstatus zona hijau. Karena mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 masih menunggu 28 hari lagi setelah pulihnya pasien terakhir yang dirawat di rumah sakit rujukan.

“Kalau selama waktu itu tidak ada yang positif lagi, berarti daerah itu sudah hijau. Baru siswa SMP bisa masuk sekolah,” jelasnya.

Ditambahkan Saparuddin, untuk pelajar SMA masih harus berkoordinasi dengan Disdik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Sebab jenjang SMA jadi tanggung jawab provinsi.

“Karena yang lebih tahu kondisinya kan kepala daerah setempat, jadi provinsi juga menunggu keputusan kepala daerah,” terangnya.

Mengenai pembahasan rencana tahun ajaran baru, Saparuddin mengatakan pihaknya juga masih menanti kabar perkembangan kasus dari Gugus Tugas Covid-19.

“Kalau tim gugus sudah menyatakan Bontang zona hijau, baru kita akan membicarakan langkah selanjutnya,” pungkasnya. (nnd)

Related posts

Ombak Besar Terjang Pesisir Bontang, Nelayan Ogah Melaut

Tekstual01

Rayakan Waisak di Masa Pandemi, Umat Buddha Bontang Sebut Tak Ada yang Berbeda

Tekstual01

Viking Borneo Bontang Siap Menangkan Adi-Basri

Tekstual01

Peduli Masamba, Anggota Dewan Bontang Turun ke Jalan Galang Dana

Tekstual01

Cegah Penularan Covid-19 di Pasar Tradisional, Badak LNG Bagikan Seribu Masker ke Pedagang

Tekstual01