Bontang

Peringati Maulid Nabi Muhammad, SPS Nur Hikmah Ajarkan Sedini Mungkin Sejarah Islam ke Anak

TEKSTUAL.com – Satuan Paud Sejenis (SPS) Nur Hikmah Tanjung Laut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah, Rabu (19/10/2022). Kegiatan bertemakan “Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta Kepada Rasulullah SAW” ini berlangsung di ruang sekolah.

Acara tersebut di mulai dengan membacakan ayat suci alquran oleh para guru, dilanjut gerak dan lagu maulid oleh anak-anak Paud. Puncak acara, anak-anak diberi pensil warna dan kertas untuk lomba mewarnai kaligrafi.

Kepala Sekolah Satuan Paud Sejenis (SPS) Nur Hikmah m SPS Nur Hikmah, Jusmiati menuturkan, kegiatan maulidan memang rutin dilakukan. Namun karena Covid-19 yang lalu, kegiatan tersebut tidak digelar lagi karena bahaya penularan virus tersebut.

“Alhamdulillah sekarang acara dilangsungkan di tempat baru. Karena sebelumnya kami (SPS Nur Hikmah) berpindah-pindah,” ungkapnya, Rabu (19/10/2022).

Penampilan anak-anak SPS Nur Hikmah dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Jusmiati pun berharap dengan memperingati maulid nabi, pihak sekolah dapat memperkenalkan sejarah islam tentang kisah Nabi Muhammad SAW.

“Harapannya kisah nabi kita ini bisa diketahui anak-anak dan ditanamkan sedini mungkin kepada mereka,” harapnya.

Ditambahkan Jusmiati, sejatinya SPS Nur Hikmah berdiri sejak 2012 hingga kini. Artinya sekolah Paud itu sudah bertahan selama 12 tahun. Menurutnya itu karena biaya iuran di SPS Nur Hikmah terjangkau, kemudian guru-guru yang membimbing pun begitu sabar dan telaten dalam mendidik anak-anak.

“Intinya di SPS Nur Hikmah tidak pernah memberatkan orang tua bila ingin menyekolahkan anaknya di sini,” tutupnya.

Penulis: Veri Sakal

Related posts

Masih Rawan Penularan, Pemkot Putuskan Salat Idulfitri di Rumah Saja

Tekstual01

Relokasi Pedagang Pasar Citra Mas Tuai Konflik, UPT Pasar: Permasalahan Akan Segera Diselesaikan

Tekstual01

Pupuk Kaltim Olah 35 Ribu Ton Limbah Abu Batu Bara Jadi Material Bahan Bangunan

Tekstual01

Neni: Tak Ada Lagi Kasus Positif Sampai 28 Hari, Status KLB Bontang Bisa Dicabut

Tekstual01

Pulau Beras Basah Dibuka, Kadispopar: Jika Rapor Merah Akan Ditutup Kembali

Tekstual01