Advertorial Diskominfo Kukar

Tiga Atlet PPLPD Asal Kukar Sumbang Medali di Kejurnas Pencak Silat

TEKSTUAL.com – Hasil positif diraih 7 atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar), Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat. Setelah meraih 3 medali dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat antar PPLP/PPLPD dan SKO di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Rangkaian kejurnas berlangsung selama 6 hari, sejak 26-31 Mei 2024. Di Gelanggang Olahraga (GOR) Babussalam, Banjarbaru. Kontingen PPLPD Kukar, berhasil mengantongi 2 medali perak dan 1 perunggu.

Masing-masing medali perak diraih Abdul Hafiedz dan Lauren Fransiska Rasya. Sementara medali perunggu diraih oleh Deskassio Charis Cahyono.

“Persiapannya sudah sejak kurang lebih 1 bulan, kita mengirim 7 atlet dan 2 pelatih,” ujar Anggun Susilo, pelatih PPLPD Cabor Pencak Silat, Minggu (2/6/2024).

Lebih lanjut, hasil dari Kejurnas Pencak Silat antar PPLP/PPLPD dan SKO di Kalsel ini, akan menjadi tolak ukur sejauh mana hasil latihan yang diikuti oleh para atlet. Tentunya menjadi modal tersendiri, untuk melihat kekurangan yang harus segera ditambal dan dievaluasi oleh tim pelatih PPLPD Dispora Kukar.

Terlebih, saat ini tim PPLPD Dispora Kukar Cabor Pencak Silat sedang mempersiapkan diri, untuk mengikuti Kejurnas Pencak Silat antar kelompok umur, dalam waktu dekat. Sehingga baik pelatih dan atlet bisa terus meningkatkan teknik, agar semakin matang. Sekaligus terus meningkatkan prestasi Kukar ditingkat nasional. Sesuai dengan tagline PPLPD Kukar untuk Indonesia.

“Ini persiapan untuk kejurnas pencak silat kelompok umur,” tutupnya. (adv)

Related posts

Sekcam Tenggarong Cek Layanan Publik di 12 Kelurahan, Pastikan ASN Bekerja Disiplin

Tekstual01

Dikucur Anggaran Rp 2,6 T, Dinas PU Kukar Targetkan Realisasi Capai 100 Persen

Tekstual01

Diskominfo Kukar Gelar Bimtek SBKRT 2025, Tekankan Akurasi Data Konsumsi Rumah Tangga

Tekstual01

Bupati Minta DLH Edukasi Masyarakat Soal Sampah

Tekstual01

Air Baku Bawah Tanah di Bontang Bakal Habis 20 Tahun, Komisi III Terus Cari Solusi

Tekstual01