Advertorial Diskominfo Kukar

Hipertensi Jadi Penyebab Kematian ke-4 di RI, Dinkes Kukar Ingatkan Jaga Pola Hidup

TENGGARONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) mengingatkan masyarakat agar tidak abai terhadap bahaya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Penyakit ini dikenal sebagai silent killer karena sering tak menunjukkan gejala, namun bisa memicu stroke, serangan jantung, gagal ginjal, hingga kematian.
“Hipertensi itu tidak pandang usia, tapi risikonya makin besar pada orang dewasa di atas 40 tahun yang pola hidupnya kurang sehat,” ujar Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kukar, Supriyadi.
Menurut Supriyadi, faktor utama yang memicu hipertensi adalah kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, serta istirahat yang tidak cukup. Karena itu, masyarakat diimbau menerapkan pola hidup sehat dengan konsep CERDIK: Cek kesehatan berkala, Enyahkan asap rokok, Rutin beraktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hipertensi merupakan penyebab kematian keempat tertinggi di Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat, penyakit ini menyumbang 10,2 persen dari total kematian nasional.
“Deteksi dini dan kontrol hipertensi harus diperluas. Edukasi gaya hidup sehat juga penting agar kasusnya bisa ditekan,” kata Supriyadi. (Adv)

Related posts

Dorong Keterbukaan Informasi, Bupati Kukar Minta OPD Tak Hanya Bekerja tapi Juga Mengabarkan

Tekstual01

Tak Ada Unsur Politik, Basti Pastikan Resesnya Murni Bantu Masyarakat

Tekstual01

KTNA Nasional Pantau Kesiapan Kukar Jadi Tuan Rumah Rembuk KTNA 2025

Tekstual01

DTPHP Kutim Bakal Salurkan Pakan Ternak Penuh Nutrisi

Tekstual01

Bupati Minta DLH Edukasi Masyarakat Soal Sampah

Tekstual01