TEKSTUAL.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) tengah menyiapkan 35 sekolah sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) yang akan menjadi pionir implementasi pembelajaran digital di daerah.
Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda menjelaskan, program ini merupakan upaya serius pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi secara optimal. Dengan adanya KSRG, itu akan menaikkan kapasitas tenaga pendidik.
“Agar melek digital dan pemanfaatannya menjadi pembelajaran inovatif dan interaktif,” jelas Irma, belum lama ini.
Dikatakan Irma, pengembangan KSRG tidak hanya menyasar transformasi teknologi dan media pembelajaran, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru serta budaya belajar siswa yang lebih adaptif dengan perkembangan zaman.
Terkait hal ini, Disdikbud Kutim sudah mempersiapkan pendampingan intensif bagi 35 sekolah tersebut, termasuk peningkatan kapasitas guru di bidang literasi digital.
“Saat ini Kutim memiliki 54 fasilitator Google for Education yang mendampingi proses peningkatan kapasitas guru,” ujarnya.
Jumlah fasilitator tersebut dipastikan menjadi salah satu yang terbanyak di Indonesia, membuktikan keseriusan Kutim dalam memimpin perubahan teknologi pembelajaran di Kaltim bahkan secara nasional.
“Dengan adanya bekal ini, Disdikbud optimistis KSRG pertama di Kutim dapat terwujud pada tahun 2026,” tutupnya. (adv)
