Advertorial Diskominfostaper Kutim

Perbup Wajib Belajar 13 Tahun Digodok, Pemenuhan PAUD Jadi Fondasi Utama



TEKSTUAL.com – Peraturan Bupati (Perbup) Wajib Belajar 13 tahun sedang digodok Pemkab Kutai Timur (Kutim). Aturan tersebut menjadi instrumen penting dalam mendorong pemerataan akses pendidikan dari PAUD hingga tingkat menengah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono mengatakan proses penyusunan Perbup telah berjalan beberapa bulan. Pendampingan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan juga telah dilakukan untuk mempercepat penyelesaian dokumen regulasi.

“Semoga prosesnya cepat,” tegasnya, belum lama ini.

Namun, beberapa teknis masih dibahas, terutama terkait mekanisme sanksi bagi warga yang tidak memenuhi ketentuan wajib belajar.
Ini harus dibahas mendalam agar regulasi tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi benar-benar bisa diterapkan.

Dia pun menegaskan bahwa keberadaan layanan PAUD menjadi fondasi utama wajib belajar 13 tahun. Saat ini hampir semua desa di Kutai Timur telah memiliki layanan PAUD, bahkan beberapa memiliki lebih dari satu unit.

“Target satu desa satu PAUD sudah terpenuhi, jadi ini sudah jalan semua,” ucapnya.

Regulasi ini penting untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan sejak usia dini hingga jenjang menengah,” tutupnya. (adv)

Related posts

Miris! Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Kukar Kembali Terulang

Tekstual01

Ada Kesenjangan Pelayanan Publik, Pemkab Dorong Bengalon dan Sangkulirang Dimekarkan

Tekstual01

Persiapan Festival Ramadan Maluhu 2025 Mencapai 90 Persen

Tekstual01

Gelar Turnamen Tenis Meja Kutim Open, Wabup Bangga Ada Peserta Juara Junior di Qatar

Tekstual01

Pemkab Mou dengan Kejari Kukar Soal Pendampingan Pengerjaan Proyek Strategis di Dinas PU

Tekstual01