TEKSTUAL.com – Pemkab Kutai Timur (Kutim) menargetkan pembangunan 100 ribu hektare lahan pertanian dalam 5 tahun ke depan. Hal ini diungkapkan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat memberikan sambutan di Seminar Hasil Analisis Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) 2025 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kamis (4/12/2025).
Ardiansyah menjelaskan, Pemkab Kutim menargetkan pembangunan 100.000 hektare bidang pertanian dalam lima tahun ke depan. Termasuk 20 ribu hektare persawahan dan 5 ribu hektare tambak.
Dia pun meminta agar FSVA memberikan rujukan lokasi untuk mencapai target tersebut, sehingga bukan sekadar rencana. Hasil FSVA ini akan melahirkan data, kemudian aksi, lalu kolaborasi.
Ia pun berharap, pemerintah daerah akan mengembangkan peta potensi dan peluang intervensi program disusun berbasis data dan kebutuhan masyarakat.
“Semoga dari penyusunan FSVA ini pembangunan pangan kita berjalan tepat sasaran dan target kita terpenuhi,” pungkasnya. (adv).
