Advertorial Diskominfo Kukar

Realisasi Program Kukar Idaman Terbaik, Pemkab Kukar Siapkan Dana Rp 150 Juta per RT

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan sejumlah program unggulan dalam konsep Kukar Idaman Terbaik akan mulai direalisasikan pada tahun 2026. Salah satu yang paling ditunggu adalah program bantuan dana Rp 150 juta per rukun tetangga (RT) per tahun.
​Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menjelaskan saat ini Pemkab sedang mematangkan landasan hukum dan peraturan daerah (perda) untuk memastikan program ini bisa berjalan lancar tanpa hambatan administrasi.
​”Ketika aturan itu sudah jadi, seluruh janji termasuk umrah gratis bagi guru ngaji dan dana Rp 150 juta per RT per tahun akan kita realisasikan,” ujar Rendi.
​Menurutnya, Kukar Idaman Terbaik adalah penyempurnaan dari program Kukar Idaman sebelumnya. Fokusnya kini lebih pada peningkatan layanan publik, perluasan bantuan langsung, dan penyaluran anggaran yang lebih tepat sasaran.
​Selain dana Rp 150 juta per RT, sejumlah program prioritas lain juga akan dijalankan. Di antaranya, umrah gratis bagi guru ngaji dan tokoh agama, penguatan ekonomi kerakyatan melalui bantuan modal usaha dan pembinaan UMKM, serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.
​Rendi menambahkan, penambahan kata “Terbaik” pada nama program bukan sekadar rebranding, melainkan akronim dari terbukti, berprestasi, dan kerja nyata.
​”Targetnya, semua program prioritas akan berjalan penuh mulai tahun anggaran berikutnya. Masyarakat tidak hanya menerima janji, tapi benar-benar merasakan hasilnya,” tegas Rendi. (Adv)

Related posts

Gandeng YKBBI dan IPB, Pemkab Kukar Sekolahkan 27 Peserta dalam Program SPR

Tekstual01

Zona Merah, Kecamatan Bontang Barat Tetap Buka Pelayanan Malam

Tekstual01

Hadiri Worshop DLH Kaltim, Bupati Ardiansyah Akan Terus Berkoordinasi Soal Nilai Ekonomi Karbon

Tekstual01

Fokus untuk Rakyat, Bupati Edi Bawa Kukar Bebas dari Kemiskinan Ekstrem dan Tekan Angka Stunting

Tekstual01

Vaksin Tahap II, Andi Faiz: Jangan Ragu Divaksin dan Termakan Isu yang Beredar

Tekstual01