Advertorial Diskominfostaper Kutim

Disdikbud Kutim Punya 2 Program Tingkatkan Kapasitas Tenaga Pendidik




TEKSTUAL.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) memiliki strategi jangka panjang menghadapi dinamika pembelajaran digital dan penerapan kurikulum baru. Salah satunya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik melalui pelatihan berjenjang.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono menjelaskan, pelatihan guru terbagi menjadi dua kelompok. Yakni, pelatihan temporer dan pelatihan terstruktur. Pelatihan temporer meliputi bimtek rutin, pelatihan tematik, hingga pendalaman khusus. Sementara pelatihan terstruktur fokus pada program berjenjang, termasuk pembelajaran inklusi dan pemanfaatan teknologi.

Sekarang sudah banyak kebutuhan mendesak seperti deep learning dan e-coding. Dua ini harus dipahami guru karena menjadi bagian kurikulum baru.

Deep learning diarahkan untuk membiasakan guru menggunakan analisis data dan pendekatan teknologi, sementara e-coding dipersiapkan agar guru mampu menanamkan literasi digital kepada siswa sejak usia dini.

Selain pelatihan berbasis teknologi, pemerintah juga menargetkan setiap sekolah di Kutim memiliki minimal satu guru inklusi. Program pendidikan S2 inklusi yang dimulai pada 2024 pun terus diperkuat sebagai investasi jangka panjang agar layanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus dapat berjalan optimal.

“Kompetensi guru yang terus ditingkatkan tidak hanya berdampak pada kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga menentukan daya saing pendidikan Kutim secara keseluruhan,” tutupnya. (adv)

Related posts

Kelurahan Maluhu Kebagian Program Normalisasi Drainase di 5 RT

Tekstual01

Pangkas Waktu ke Desa Sekrat, Bupati: Bisa Tingkatkan Perekonomian Dua Desa

Tekstual01

Bupati Sebut Kejuaraan National Sport Climbing Competition Jadi Ajang Mengasah Keterampilan

Tekstual01

Distransnaker Kukar Sediakan Layanan Posko Aduan Tunjangan Hari Raya

Tekstual01

Desa Giri Agung Dorong Peran BUMDes Kelola Hasil Pertanian

Tekstual01