Bontang

Relawan PBB AdiBas Bagikan Ratusan Takjil dan Masker, Kepedulian Saat Ramadan dan di Tengah Pandemi

TEKSTUAL.com – Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat islam saat ini. Tak heran banyak orang yang berlomba-lomba mengumpulkan pahala di bulan yang penuh ampunan ini. Seperti yang dilakukan Relawan Perempuan Bontang Beradab (PBB) AdiBas, Jumat (8/5/2020) sore.

Relawan yang merupakan pendukung pasangan Adi Darma dan Basri Rase dalam pilkada mendatang ini, turun ke jalan membagikan 500 takjil, masker, dan kalender di tiga titik di Kota Taman, di simpang traffic light RS Amalia, Sendawar, hingga Jalan menuju Bontang kuala.

Ketua Tim Relawan PBB Andi Fajarwati mengungkapkan pihaknya membagikan masker dan takjil karena saat ini memang sangat dibutuhkan masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Dalam kegiatan ini kami juga mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak banyak berkumpul, dengan membatasi anggota hanya sepuluh orang saja,” ungkapnya.

Diakui Andi Fajarwati, sebenarnya kegiatan ini bukan lah yang pertama, namun sudah berjalan yang ketiga kalinya.

“Insyaallah kegiatan ini akan terus berlanjut,” ungkapnya.

Kekompakkan Tim Relawan PBB AdiBas di sela membagikan takjil, masker, dan kalender.

Sementara itu, Wakil Tim Relawan PBB Atik Setiyaningsih mengaku semua kegiatan ini merupakan inisiatif para relawan PBB yang tulus dan ikhlas untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Serta berharap pasangan Adi Darma dan Basri Rase dapat kembali terpilih di pilkada mendatang.

“Ini murni kami (Relawan PBB) yang laksanakan. Tak ada sama sekali peran dari kandidat,” tukasnya. (ver)

Related posts

Warga Sekitar Dilanda Banjir, DPRD Minta Kontraktor BCM Buatkan Saluran Parit dan Polder

Tekstual01

Buaya Penyerang Bocah di Kampung Mandar Berhasil Dievakuasi

Tekstual01

Lurah Kanaan Harap Pra Lansia Bisa Divaksin Covid-19

Tekstual01

Pelabuhan Lok Tuan Bakal Jadi Lokasi Peti Kemas, Pemkot dan Pelindo IV Teken Kerja Sama

Tekstual01

Pencuri Puluhan Motor di Kaltim Diringkus Polisi, Empat Tahun Beraksi Pakai Ilmu Hitam

Tekstual01