Kutai Timur

Herlang: Truk Overload Rusak Jalan Sangatta, Terkesan Dibiarkan

TEKSTUAL.com – Kondisi jalan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terutama Sangatta, tak kunjung membaik dan terus mengalami kerusakan. Hal ini diungkapkan, Ketua Pemuda Panca Marga Kutim, Herlang Mappatiti, Minggu (10/5/2026).

Herlang menyoroti penyebab kerusakan jalan di Sangatta yang menurutnya terjadi akibat pembiaran loboi yang memuat alat berat. Menurut dia, kendaraan yang memuat di atas batas kemampuan jalan dibiarkan melintas tanpa penindakan. Padahal, hal itu sudah melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Apa kerja Dishub Kutim dan pengawas lain,” tegasnya.

Ia mencontohkan jalan menuju Terminal Sangatta yang belum enam bulan selesai diperbaiki, namun sudah kembali rusak dan berlubang. Kondisi itu diperparah dengan debu tebal saat kendaraan melintas. Selain itu, kendaraan bertonase besar yang melintasi jalan tersebut juga membahayakan pengendara lain.

“Jangan sampai ada jatuh korban lagi karena pembiaran ini, mohon pemerintah bisa tegas soal ini,” pintanya.

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ini berharap pemerintah daerah dan provinsi menindak tegas persoalan truk muatan berlebih tersebut. Ia meyakini penindakan tegas akan membuat perusahaan mematuhi aturan.

Ia pun menyarankan agar mobilisasi alat berat menggunakan jalur laut. Menurutnya, jalur laut bisa menjadi sumber ekonomi baru melalui retribusi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Menurutnya, perusahaan tambang di Kutim sebenarnya mampu menggunakan jalur laut untuk mobilisasi alat berat, namun tetap memilih jalur darat.

“Kalau perusahaan itu membayar pajak, kami juga masyarakat bayar pajak kok. Jangan kami yang dikorbankan,” pungkas Herlang. (ver)

Related posts

Wakil Ketua DPRD Harap Kontingen Raimuna Nasional XII Bisa Kenalkan Kutim di Kancah Nasional

Tekstual01

Yuli Sa’pang Harap Penarikan Retribusi Pariwisata Sebanding dengan Fasilitas yang Diberikan

Tekstual01

Perangi Wabah Corona, Tim Relawan Mahyunadi Gencar Semprot Disinfektan

Tekstual01

Masuki Empat Tahun Ismu-KB, Air Bersih dan Listrik Sudah Banyak Dinikmati Masyarakat di Desa Terpelosok

Tekstual01

Nahkodai KNPI Kutim, Avivurrahman Al Gazali: Dualisme Jadi Pembelajaran Perbaiki KNPI ke Depan

Tekstual01