TEKSTUAL.com – Guna meningkatkan mutu dan kualitas tenaga kerja lokal, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menghibahkan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) ke Pemkot Bontang. Mereka merasa selama dikelola provinsi balai tersebut dinilai tidak optimal. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Komisi I Muhammad Irfan kepada media ini, Rabu (3 /3/2021).
Kata Irfan, upaya untuk melobi Pemprov agar bersedia menghibahkan pengelolaan BLKI tersebut ke Pemkot tidak lain agar program pelatihan dapat ditingkatkan. Terkait ini, pihaknya pun berencana akan ke Samarinda langsung untuk meminta itu. Menurutnya, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang tidak dapat maksimal dan melaksanakan program berkelanjutan dalam upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab, kewenangan pengelolaan fasilitas tersebut berada di provinsi.
“Nantinya, DPRD Bontang juga dapat membantu menyalurkan anggaran kegiatan. Sehingga program pelatihan dapat lebih sering dilakukan,” katanya.
Politisi PAN ini menegaskan, bila pengelolaan BLKI telah dihibahkan ke Pemkot. Nantinya Disnaker juga dapat melakukan serangkaian kegiatan dengan mengoptimalkan kerjasama dengan pihak perusahaan dan swasta.
“Kita tidak ingin melihat warga Bontang menjadi penonton kemajuan dan investasi. Maka itu, peningkatan SDM harus menjadi prioritas,” tutupnya. (ver)
