Advertorial Kutai Timur

Bupati Kutim Resmikan Listrik 24 Jam Dua Desa

TEKSTUAL.com – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman meresmikan listrik Jembatan I Desa Djak Luay, Senin (10/07/2023). Peresmian tersebut dirangkai dengan tasyafakuran.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu. Mulai kades, camat, PLN dan warga program ini bisa terealisasi dan aliran listrik 24 jam bisa dinikmati.

“Hari ini kita bisa merasakan listrik 24 jam, seperti sebuah novel habis gelap terbitlah terang,” ungkapnya.

Bupati berharap dengan adanya aliran listrik 24 jam ini, masyarakat setempat dapat meningkatkan produktivitas dan menggeliat perekonomian desa.

Kepala Desa Djak Luay Donatus Liah Luy mengungkapkan selama 19 tahun desanya menanti adanya setruman listrik. Akhirnya saat ini bisa terwujud dan ratusan warga tak lagi dalam kegelapan.

“Terima kasih Pak Bupati dan Wakil Bupati telah mewujudkan harapan masyarakat desa. Mewakili masyarakat saya mengaku senang dan sangat bersyukur berkat terpenuhinya kebutuhan dasar yakni listrik 24 jam,” ucapnya.

la menambahkan ternyata bukan hanya desanya yang dapat menikmati listrik 24 jam ini, Desa Karya Bakti pun juga menikmatinya setelah 23 tahun lamanya menunggu harapan tersebut.

“Kami mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras untuk kemaslahatan masyarakat dua desa ini,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala DPMDes Yuriansyah, Anggota DPRD Kutim Agusriansyah Ridwan, Camat Muara Wahau Marlianto, Danramil, Kapolsek, Plt Disperindag, perwakilan PLN Muara Wahau dan undangan lainnya. (adv/diskominfoperstik)

Related posts

Masuk Zona Merah, Kelurahan Belimbing Rapat Bersama Tim Satgas Posko dan Relawan Garda Isoman RT

Tekstual01

PSU di Kukar Gunakan BTT, Anggaran Menunggu Arahan Kemendagri

Tekstual01

Bina Kampung Tangguh Nusantara, DKP3 Harap Bisa Jadi Lokasi Percontohan

Tekstual01

Roma Malau Harap ASN Loyal Terhadap Atasan Tidak “Membabi Buta”

Tekstual01

Pemkab Tidak Bisa Intervensi Harga Beras Lokal, Kepala Disperindag Kutim: Berkaitan dengan Kesejahteraan Petani

Tekstual01