Advertorial Bontang DPRD Bontang

Abd Malik Akan Kawal Anggaran Perbaikan Jembatan di Jalan Pontianak

TEKSTUAL.com – Kondisi jembatan yang terletak di Jalan Pontianak, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat kian memprihatinkan. Terlebih pondasi jembatan yang tergerus banjir dan kerap dilintasi kendaraan besar, membuat warga risau dan mengeluhkan hal ini pada kelurahan dan kecamatan.

Lurah Gunung Telihan Hamdani mengatakan umur jembatan tersebut diperkirakan lebih dari 10 tahun sehingga dirasa sudah tidak sanggup menahan beban berat.

“Setiap banjir besar, pondasi jembatan itu terkikis oleh air. Puncaknya di tahun lalu, setelah banjir besar pondasi yang ada di jembatan sudah semakin parah. Ada retakan, bahkan ada juga yang sudah tidak menginjak pondasi lagi,” terangnya, Senin (22/06/2020).

Jembatan di Jalan Pontianak, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat. Foto:Aisyah/TEKSTUAL.com

Dikatakan Hamdani, perbaikan jembatan tersebut sudah direncanakan sejak lama. Bahkan pihak pekerjaan umum (PU) sudah memerhatikan kondisi jembatan tersebut dalam kurun waktu kurang lebih 2 tahun terakhir. Pada tahun 2019 pun pihak PU mengajukan usulan untuk bisa mendapatkan anggaran APBN dari pusat dan dapat persetujuan bahwa akan dilaksanakan di tahun 2020 ini.

Lebih lanjut Hamdani mengatakan rencana tersebut harus tertunda. Lantaran pandemi Covid-19 yang menyerang berbagai wilayah, termasuk Indonesia. Sehingga sejumlah alokasi anggaran dialihkan dari pusat untuk penanganan wabah tersebut, termasuk anggaran untuk pembangunan kembali jembatan tersebut.

“Perbaikan jembatan di Jalan Pontianak tertunda, namun PU dan Komisi III berjanji akan terus mengawal perbaikan ini di tahun depan agar bisa tetap terlaksana,” tuturnya.

Ditambahkan Hamdani, untuk saat ini upaya yang dapat dilakukan adalah membatasi kendaraan yang melintasi jembatan tersebut. Upaya tersebut dikatakan Hamdani dengan memasang portal, spanduk dan rambu-rambu. Pemasangan tersebut pun dikatakannya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan.

“Kita batasi maksimal hanya kendaraan pribadi yang bisa melintas. Pemasangan pertama kemarin sempat ditabrak truk, kemudian dipasang lagi. Ini sudah portal kedua, kalau masih ditabrak juga nanti kami akan bekerja sama dengan kepolisian. Kami akan tindak tegas. Karena dilihat dari kondisi jembatannya, kami tidak ingin sampai ada korban,” paparnya.

Di lokasi yang berbeda, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik mengatakan secara usulan jembatan tersebut memang sudah waktunya mendapatkan perbaikan.

“Seharusnya sudah masuk lelang di tahun ini. Namun ditunda karena pandemi Covid-19. Kebijakan kementerian keuangan yang berhubungan dengan fisik dipangkas, sehingga dana untuk perbaikan jembatan ini mengalami relokasi. Akibatnya lelang dari PU tidak bisa dilakukan,” ungkapnya.

Politisi PKS ini menegaskan relokasi anggaran dan perbaikan jembatan tersebut akan terus dikawal. (nnd)

Related posts

Solid, Tim Pemenangan Paslon 01 Wilayah Tanjung Laut Bakal Kawal Hasil Akhir Pilkada

Tekstual01

Festival Etam Begenjoh 2025 Digelar di Yogyakarta dan Malang, Mahasiswa Kukar Jadi Penggerak Utama

Tekstual01

Festival Magicland Kutim 2025, Kekayaan Seni dan Budaya Lokal Jadi Hiburan Masyarakat

Tekstual01

Beli Satu Tapi Bawa Pulang 4 Kemeja dan 8 Celana di Ramayana,Warga Belimbing Ditangkap Polisi

Tekstual01

Bupati Kutim Dukung Ombudsman Perkuat Koordinasi

Tekstual01