Advertorial Pemkab Kukar

Camat Damsik Optimis Samboja Jadi Pemasok Hasil Laut Terbesar di Kukar

TEKSTUAL.com -Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki potensi besar menjadi daerah penghasil perikanan di Kukar. Hal itu berdasarkan banyaknya komoditi perikanan hasil daerah tersebut.

Melalui penjelasan Camat Samboja, Damsik mengatakan beberapa desa dan kelurahan memang berhadapan langsung dengan pantai. Diantaranya, Tanjung Harapan, Kuala Samboja, Teluk Pemedas, dan Muara Sembilang. Dan, dikenal sebagai penghasil ikan terbesar di daerah Samboja.

“Mulai dari Kelurahan Tanjung, Kelurahan Kuala, Pamedas sampai ke Muara sembilang itu semua di bibir pantai dan penghasil ikan yang terbesar,” katanya, pada Senin (06/11/2023).

Tak hanya memiliki potensi perikanan tangkap, wilayah pesisir Kukar ini juga menjadi penghasil rumput laut, katanya. Hal itu membuat sektor kelautan dan perikanan menjadi andalan utama perekonomian masyarakat di Kecamatan Samboja. Sebab, mayoritas masyarakat di sana yang bekerja sebagai nelayan tangkap ikan atau pembudidaya rumput laut.

Diketahui, berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar pada 2021, Kecamatan Samboja menyumbang produksi ikan laut terbesar di Kukar yaitu sebanyak 11.475 ton atau sekitar 26 persen dari total produksi ikan laut Kukar. Selain itu, Samboja juga menjadi sentra budidaya rumput laut terbesar di Kukar dengan produksi mencapai 903 ton pada 2021 atau sekitar 49 persen dari total produksi rumput laut Kukar.

“Oleh sebab itu kami optimis, Samboja bisa menjadi pemasok ikan dan hasil laut terbesar di Kukar, secara konsisten,” akhiri Camat Samboja, Damsik. (adv/diskominfokukar)

Related posts

Tradisi Belimbur Tandai Akhir Erau 2025, Pemkab Ingatkan Warga Tak Keblabasan

Tekstual01

Rogoh Kocek Pribadi, Bupati Ardiansyah Hadiahkan Umroh Tiga orang di Launcing PKS Menyapa

Tekstual01

Kades Loh Sumber Berencana Produksi Massal Keripik Tempe

Tekstual01

Sekkab Kukar Apresiasi PEP Sangasanga yang Berhasil Atasi Semburan Lumpur

Tekstual01

Padi Gogo Jadi Andalan Baru di Pertanian Kutim

Tekstual01