Advertorial Bontang

DPRD Minta ke Pemkot Penegakan Protokol Kesehatan Tak Tebang Pilih

Nursalam, Anggota Komisi II DPRD Bontang

TEKSTUAL.com –   Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam mengomentari kegiatan razia masker yang merupakan perwujudan dari Perwali nomor 21 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Selain mengapresiasi kegiatan razia masker yang digelar oleh tim gabungan dari Satpol PP, Dishub Bontang, TNI-POLRI, dirinya juga menilai ambigu pada penerapan Perwali tersebut di lapangan.

Menurut Nursalam, penegakan protokol kesehatan ini hanya diperuntukkan bagi pengendara motor atau mobil yang melintas di jalan. Sementara setiap malam, kafe-kafe selalu ramai dikunjungi, yang didominasi anak-anak muda dan tidak memakai masker. “Yang tidak bermasker bagi pengendara diberi sanksi, tapi di lain sisi setiap malam di banyak cafe tidak ada yang bermasker tapi tidak dirazia,” ujar Salam, Selasa (27/10/2020).

Oleh karena itu, Nursalam mengingatkan bahwa penerapan Perwali penegakan hukum protokol kesehatan itu harus berlaku menyeluruh, tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di tempat umum termasuk kafe. Terkait adanya wacana pemberlakukan jam malam, Nursalam menegaskan, jika memang jam malam bakal diterapkan, maka jangan sampai peraturan-peraturan yang dibuat menggantung. “Artinya masyarakat sudah mengetahui aturannya, tapi tidak dilaksanakan,” pungkas politisi Partai Golkar itu. (afq/adv)

Related posts

Atlet Binaraga dan Fitnes Kutim Sabet 4 Emas dan 2 Perak

Tekstual01

LKBB Kartanegara 2025 Resmi Ditutup, Dispora Kukar Apresiasi Semangat dan Kreativitas Peserta

Tekstual01

Foto Lurah Gunung Telihan Disalahgunakan, Lurah Hamdani: Itu Jelas Penipuan

Tekstual01

Cegah Stunting, Kecamatan Bontang Barat Bakal Siapkan Tim dan Sekretariat

Tekstual01

Irfan Minta Perusahaan Sertifikasi Tenaga Lokal

Tekstual01