Advertorial DPRD Bontang

Ketua Komisi III Minta Proses Lelang Dievaluasi Tahun Depan

TEKSTUAL.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang melakukan inpeksi mendadak (Sidak) pembangunan ruang kelas SMP Negeri 1 Bontang, Senin (11/12/23).

Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina didampingi anggota.

Amir Tosina mengungkapkan kekecewaannnya karena proyek pembangunan ruang kelas di SMP tersebut dihentikan. Sementara kebutuhan itu dirasa mendesak guna mendukung proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Diketahui proyek tersebut dihentikan karena proses pekerjaan masih jauh dari target.

“Minus 20 persen lagi. Saya tekankan dalam hal ini kita perlu melakukan evaluasi menyeluruh ke depannya terkait teknis lelang,” tegasnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Nurhadi memaparkan bahwa proyek tersebut dikerjakan CV Amra Mandiri dengan anggaran Rp 6,6 miliar. Perusahaan kini masuk dalam daftar blacklist.

“Progres masih 73 persen, masih jauh dari target yang ditentukan,” katanya.

Nurhadi mengungkapkan terkait hal tersebut, pihaknya sudah memanggil pihak kontraktor. Namun sepertinya mereka pasrah dengan pemutusan kontrak tersebut.

“Dengan itu, anggaran proyek yang telah dialokasikan sebesar Rp 3 miliar akan dikembalikan ke kas daerah,” pungkasnya. (adv)

Related posts

Arfan Reses ke Teluk Perancis, Warga Diberi 7 Usulan Prioritas

Tekstual01

Dispar Kutim Rencanakan Pembangunan Panggung Terbuka Permanen di Pulau Miang

Tekstual01

Di Hari Bakti PU ke-78, Kepala Dinas PU Kukar Harap Jadi Semangat Pegawai Tingkatkan Kinerja

Tekstual01

Pemerintah Desa Loh Sumber Bangun Irigasi Pertanian

Tekstual01

Pemkab Kukar Kini Fokus Bangun Sektor Pertanian di Mrarangkayu

Tekstual01