Advertorial Pemkab Kukar

Disdikbud Kukar Lakukan Pelatihan Khusus bagi 72 Guru di Daerah

TEKSTUAL.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi tenaga pengajar di daerah. Kegiatan tersebut upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik dalam mengaplikasi pembelajaran kepada siswa dan siswinya. Diketahui pelatihan itu di gagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan oleh Disdikbud Kukar dan berlangsung dari tanggal 27-29 Oktober 2023, di Hotel Grand Fatma Tenggarong. Melalui keterangan Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK), Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, menjelaskan kegiatan peningkatan kompetensi itu secara khusus diberikan kepada 72 guru sekolah dasar (SD) dari 20 kecamatan di Kukar.

Pelatihan ini mencakup peningkatan kompetensi untuk guru-guru Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama, dengan fokus pada pendidikan moral dan etika. Dan salah satu misinya masuk dalam program Kukar Idaman, yakni menciptakan masyarakat berakhlak mulia.

“Guru diharapkan dapat lebih menekankan akhlak mulia daripada hanya pengetahuan akademis.” ungkap pria tersebut, usai acara pembukaan Bimtek, pada Jumat (27/10/2023).

Kemudian ia meneruskan penjelasan, untuk peningkatan kompetensi guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan juga merupakan bagian dari misi Bupati Kukar untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.

“Tujuannya adalah mempersiapkan generasi muda dengan kondisi jasmani dan rohani yang sehat.” jelasnya.

Ia selanjutnya mengungkap, pelatihan ini akan mempersiapkan guru-guru dengan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan siswa tingkat sekolah dasar. Sebab mendidik anak-anak beranjak remaja harus memahami kondisi fisik serta psikologis siswanya. Oleh karena itu, metode pengajaran harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi jenjang anak.

“Guru juga harus memahami dan menghormati perbedaan budaya dan jenis olahraga lokal di daerah mereka. Selain aspek fisik, pelatihan ini juga menekankan pengembangan kebudayaan dan perlombaan tradisional yang melibatkan olahraga dan budaya.” akhirinya. (adv/diskominfokukar)

Related posts

Matangkan Persiapan HUT RI, Paskibraka Kukar Gelar Gladi Bersih

Tekstual01

Nonton Bareng KASAD Award 2023, Wabup Harap TNI dan Wartawan Terus Sinergi dengan Pemkab

Tekstual01

Dinas PU Pastikan Akhir Tahun Rehabilitasi Jembatan Sambera di Muara Badak Rampung

Tekstual01

Komisi II Rapat Bersama DKP3, Bahas Anggaran 2021

Tekstual01

Wabup Rendi Sambangi Samboja Salurkan Berbagai Bantuan untuk Warga

Tekstual01